Opini Orang Biasa

Komentar tentang peristiwa apa saja dalam kehidupan anak manusia

SBY Vs PKS : 3 - 0

Posted by juwarto on 25 Oktober 2011

Penulis: Farid Mardin

Penggantian satu menteri dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam reshuffle kali ini bukan gol yang pertama yang disarangkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke kubu PKS. Masih jelas dalam ingatan saya, pada saat sebelum Pemilihan Presiden (PILPRES) 2009 dan setelah Pemilihan Umum Calon Legislatif (PILEG) selesai dilaksanakan dan komposisi dan jumlah kursi yang didapat oleh masing-masing partai peserta PILEG Dewan Perwakilan rakyat (DPR) sudah diketahui.

Partai Demokrat (PD) mendapatkan 148 Kursi (26,43%), disusul oleh Partai Golkar (PG) dengan 106 kursi (18,93%), dan ditempat ketiga Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-P) dengan 94 kursi (16,79%). PKS mendapat 57 kursi (10,18%). Dengan komposisi seperti itu, hanya PD yang memenuhi syarat untuk mencalonkan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres), karena syarat 20 % kursi di DPR sudah dipenuhi. Saat itu, tanpa berkoalisi dengan partai lain, PD bisa saja mengusulkan SBY sebagai capres.

PG dan PDIP sebagai pemenang kedua dan ketiga, harus mencari partai koalisi untuk menggenapkan kursi mereka menjadi 20 %. Saat itu, lobi-lobi antara 3 besar partai dengan partai-partai kecil akhirnya menghasilkan 3 pasangan Capres dan Cawapres. Yang paling dulu mendaklarasikan adalah PG yang berkoalisi dengan Partai Hanura yang menjagokan Jusuf Kalla dan Wiranto (JK-Wir), lalu disusul oleh PDI-P dan Gerindra yang mengusung Megawati dan Prabowo (Mega Pro).

Sementara itu Capres dan Cawapres dari PD belum dideklarasikan, dan menurut menurut pernyataan salah seorang elit PD saat itu, SBY dipasangkan dengan sandal jepit pun akan menang. Dan memang terbukti banyak partai-partai yang merapat ke PD. PKS, PAN, PPP dan PKB akhirnya bergabung dengan PD untuk mengusung SBY sebagai Capres. Namun sampai mendekati batas waktu pengumuman capres dan cawapres, PD dan koalisinya belum menetapkan Cawapres. Semua partai anggota koalisi saat itu sudah mengusulkan beberapa nama, dan PKS sebagai partai kedua terbesar dalam koalisi itu merasa optimis nama yang mereka ajukan akan dipilih sebagai cawapres mendampingi SBY.

Ternyata SBY justru dipasangkan dengan cawapres yang bukan berasal dari ketiga Parpol pendukung koalisi. Yang paling merasa kecewa saat itu adalah PKS, bahkan sampai mengancam untuk menarik dukungannya kepada SBY dan tidak akan menghadiri deklarasi SBY-Boediono di Sasana Budaya Ganesha (SABUGA) Institut Teknologi Bandung. Sampai beberapa jam sebelum acara dimulai, PKS masih belum bersedia untuk mendukung pasangan SBY-Boediono, namun pada menit-menit terakhir, akhirnya PKS mau mendukung dan menghadiri acara deklarasi SBY-Berbudi.Saat itu, diberitakan bahwa perubahan sikap PKS itu karena janji akan diberikan 4 kursi menteri oleh SBY. Itulah yang sekarang dikatakan kontrak khusus, spesial pakai 2 telor oleh petinggi PKS, yang diingkarai oleh SBY.

Itu adalah “gol” pertama SBY ke kubu PKS. Bisa membuat PKS takluk dan menerima Boediono sebagai cawapres dengan janji 4 kursi menteri. “Gol” kedua SBY ke kubu PKS adalah pada saat pemilihan ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Saat itu yang dijagokan oleh PKS adalah Hidayat Nurwahid (HN), namun ternyata yang terpilih adalah Taufiek Kiemas yang berasal dari PDI-P, yang tidak termasuk dalam partai koalisi.

SBY memang hebat. Sebagai mantan Kepala Staf Teritorial (KASTER) dan Kepala Staf Sosial dan Politik (KASSOSPOL) TNI, tentunya SBY adalah tipe pemikir dan memiliki kemampuan menyusun strategi di atas kertas. Biasanya seorang tipe pemikir akan terkesan lamban dan peragu karena mereka tahu konsekuensi dari semua alternatif yang ada, dan semua aspek akan dipertimbangkan. Berbeda dengan tipe pelaksana di lapangan (eksekutor), yang bertindak cepat sesuai dengan rencana yang sudah dipilih.

Saya ingat bagaimana awalnya SBY memutuskan hubungan dengan JK untuk pencalonan capres-cawpares 2009 lalu. Yang pertama adalah dengan mencoba merusak hubungan antara PD dengan PG. Saat itu, Ahmad Mubarok dari PD mengeluarkan pernyataan yang “meremehkan” PG, bahwa PG hanya akan mendapat 2,5 persen suara dalam PILEG 2009. Elit PG akhirnya bereaksi dan kembali menyerang PD. Itulah awal mula tanda-tanda SBY dan JK akan cerai. Seolah-olah yang memulai adalah PD, padahal tentunya hal itu diketahui oleh SBY, atau mungkin justru itu skenario yang dibuat oleh SBY untuk menceraikan JK, tapi tidak dikatakan secara terang-terangan dan tidak ingin ada kesan bahwa SBY yang menginginkan bercerai dari JK.

Ketika ribut-ribut setelah kasus Pansus Mafia pajak, sempat ada isu bahwa PKS dan PG akan dikeluarkan dari koalisi karena ikut mendukung Pansus Mafia Pajak. Tapi ternyata saat itu tidak terjadi reshuffle, padahal saat itu GERINDRA sudah siap bergabung dengan koalisi seandainya PKS dan PG keluar dari koalisi. Kejadian itu merupakan “test the water” yang dilakukan oleh SBY dan PD untuk mengetahui peta kekuatan kalau senadainya PKS dan PG keluar dari koalisi, ternyata ada partai oposisi yang siap “berkhianat” masuk ke koalisi. Saat itu bahkan sudah santer berita akan ada menteri dari PKS yang diganti oleh menteri dari GERINDRA. Kenapa saat itu tidak terjadi reshuffle ?. Karena kalau saat itu dilakukan reshuffle, akan timbul kesan bahwa alasan reshuffle karena PKS mendukung pansus mafia pajak, yang berarti SBY takut kepada pansus mafia pajak dan tidak mendukung penyelesaian kasus mafia pajak. Dari kejadian itu juga SBY sudah tahu tentang karakter GERINDRA.

Sebelum terjadi reshuffle dan penggantian salah satu menteri dari PKS, elit PKS pernah berkata bahwa mereka yakin tidak akan kena reshuffle karena punya kontrak spesial pakai 2 telur dengan SBY. Dan kalau satu menteri dari PKS diganti, maka mereka akan menarik semua menteri dari PKS di kabinet, dan akan keluar dari koalisi. Pernyataan-pernyataan “keras” dari elit PKS beberapa hari sebelum dilakukan reshuffle bisa saja tidak lepas dari skenario yang dilakukan oleh SBY. Dengan pernyataan-pernyataan provokatif dari PD, akhirnya beberapa elit PKS terpancing untuk mengeluarkan “ancaman-ancaman” kepada SBY.

Dua hari lalu, pada saat pengumuman reshuffle kabinet, SBY menunjukkan sikap tidak tidak takut dengan ancaman PKS yang ingin keluar dari koalisi bila ada menteri dari kader PKS yang diganti. Bahkan justru dengan tetap mengganti menteri dari PKS, ingin mempertunjukkan bahwa SBY tidak takut kalau PKS keluar dari koalisi, karena ada partai oposisi yang siap masuk dalam koalisi untuk menggantikan PKS. Selain itu ada kesan bahwa alasan reshuffle kali ini bukan karena alasan politis, tapi karena kinerja beberapa menteri sangat rendah menurut penilaian Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4). Walau pun akhirnya terlihat bahwa penggantian menteri tidak sepenuhnya berdasarkan kinerja, karena beberapa menteri yang berkinerja buruk malah tetap dipertahankan sementara menteri yang berkinerja baik malah diganti.

Dan reshuffle kabinet 2 hari lalu adalah “gol” ketiga SBY ke kubu PKS, 1 menteri dari PKS diganti. PKS sekarang berada dalam posisi serba salah. Bila tetap berada di koalisi akan dicap menjilat ludah sendiri, lalu kalau benar-benar keluar dari kabinet akan dicap rakus dengan kekuasaan, karena motivasi mendukung SBY hanya karena diberi jabatan menteri.

Posted in Birokrasi Pemerintahan, Kebijakan Publik, Nasional, Politik | Tagged: , , | No Comments »

Teori Konspirasi Terkait Runtuhnya WTC

Posted by juwarto on 14 September 2011

Serangan teror Alqaidah ke menara kembar WTC di Manhattan AS memicu banyak teori konspirasi. Berikut 9 konspirasi yang ditimbulkan oleh serangan dahsyat yang menewaskan sekitar 3.000 orang tersebut.

1. AS Sudah Mengetahui Akan Diserang

Presiden AS saat itu, George W Bush mengatakan bahwa tidak ada seseorang pun di pemerintahannya yang membayangkan negara superpower itu bakal diserang lewat pesawat yang menubruk gedung pencakar langit. Namun beberapa pekan sebelumnya, ketika Bush dan sejumlah pemimpin G8 di Genoa, Italia, sudah memperhitungkan skenario tersebut. Mereka menempatkan misil antipesawat di dekat tempat pertemuan. Sebelumnya, Italia mendapat ancaman akan diserang lewat pesawat.

2. WTC Runtuh Karena Bahan Peledak

Sejumlah fisikawan maupun penggemar teori konspirasi dan pakar teknik sipil percaya gedung WTC diledakkan dari dalam. Bukan karena semata ditubruk pesawat. Ini berasal dari teknik bangunan WTC yang tertanam kokoh tapi hancur hingga ke dasar. Menurut mereka, ada sejumlah besar bahan peledak disimpan di WTC di tempat-tempat strategis.

3. Pialang Saham Berperan

Sebelum 9/11 memang ada aksi pasar saham yang memberi dampak cukup luas. Misal: saham United Airlines dan American Airlines yang pesawatnya dibajak, saham mereka dilepas cukup besar sebelum 9/11. Sementara perusahaan keamanan, di sisi lain yang bakal meraup untung pascaserangan WTC, juga mengalami kebanjiran order saham. Saham Morgan Stanley, yang berkantor di WTC juga mengalami aksi jual besar-besaran.

4. Pesawat Sebenarnya Bisa Ditembak

NORAD (Komando Pertahanan Amerika Utara) seharusnya mampu menembak pesawat-pesawat yang dibajak atau mampu menghalau pesawat itu mendekati targetnya. Namun NORAD tidak melakukan hal ini dan mereka terlambat mengetahui ada pembajakan pesawat.

5. Pesawat di Pentagon

Teori lainnya mengatakan Pentagon tidak diserang oleh pesawat American Airlines Flight 77. Argumentasinya, Petagon adalah gedung paling aman di dunia, memiliki ribuan kamera pengintai. Tapi tidak ada satupun kamera yang menangkap pesawat bakal menghantam Pentagon. Teori konspirasi menghubungkan serangan Pentagon dengan adanya oknum AS yang menembakkan misil ke markas Dephan itu.

6. Kotak Hitam

Setiap pesawat memiliki dua kotak hitam yang menyimpan informasi penerbangan. Anehnya, tidak ada satupun kotak hitam dari dua pesawat yang menghantam gedung WTC. Namun belakangan, para pekerja yang membersihkan sisa sisa WTC mengatakan mereka menolong agen federal mengambil tiga dari empat kotak hitam di sana. Dan kotak hitam di Pentagon pun diklaim sudah sangat rusak untuk dibaca. Kotak hitam yang bisa dibaca umum hanyalah dari United 93 yang jatuh di Pennsylvania.

7. Aksi CIA dan Mossad

Mantan presiden Italia ikut memberi teori konspirasi. Menurut dia, ada informasi dari kaum kiri Italia yang menyatakan CIA dan Mossad ada di belakang serangan WTC. Sehingga mereka menjadikan Islam dan Muslim sebagai kambing hitam. Bahkan lembaga intelejen Pakistan Inter-Service Intelligence mengklaim tahu ada rencana tersebut.

8. Bukan Pesawat, Tapi Misil

Dengan asumsi badan pesawat terbuat dari alumnium yang kekuatannya rendah untuk meruntuhkan WTC, maka ada sejumlah pihak yang menilai jangan-jangan bukan pesawat yang menabrak WTC tapi sebuah misil dengan efek hologram menyerupai pesawat. Teori ini didukung dari analisis frame per frame siaran tabrakan itu yang menunjukkan bentuk pesawat lebih menyerupai selongsong cerutu yang lonjong

9. Demi Minyak

Menghancurkan WTC akan membuka jalan bagi negara-negara barat untuk menguasai aset-aset minyak di Timur Tengah. Penggemar teori konspirasi yakin para perusahaan minyak raksasa memiliki sumber daya untuk membuat serangan tersebut.

Sumber : Republika

Artikel ini juga diposting di Juwarto.WEB.ID

Posted in Ekonomi, Hukum, Internasional, Islam, Kebijakan Publik, Nasional, Politik | Tagged: , , , , , | No Comments »

Meluruskan Sejarah Patimura

Posted by juwarto on 18 Agustus 2011

Thomas Mattulessy merupakan tokoh fiktif yang harus dihapus dari catatan sejarah Indonesia. Yang sesungguhnya ada adalah Patimura yang memiliki nama ash Ahmad Lussy atau dalam bahasa Maluku disebut Mat Lussy. Tokoh ini lahir di Hualoy, Seram Selatan, wilayah Islam tahun 1783. Ini sekaligus membantah versi pemerintah yang menyebut Patimura lahir di Saparua. Mat Lussy merupakan bangsawan dari kerajaan Islam Sahulau, yang saat itu diperintah Sultan Abdurrahman. Raja ini dikenal pula dengan sebutan Sultan Kasimillah (Kasim Al¬lah, Pelayan Allah) atau dalam lidah Maluku disebut ‘Kasimiliali’.

Dalam buku biografi versi pemerintah yang ditulis M Sapija dikatakan jika Pattimura tergolong turunan bangsawan dan berasal dari Nusa Ina (Seram). Ayahnya bernama Anthoni Mattulessy adalah anak dari Kasimiliali Pattimura Mattulessy. Yang terakhir ini adalah putra raja Sahulau. Sahulau bukan nama orang tetapi nama sebuah negeri yang terletak dalam sebuah teluk di Seram Selatan”.

Keterangan Sapija tersebut janggal. Sapija tidak jujur dengan tidak menuliskan sebagai Pelayan Allah dan Sapija tidak menyebut Sahulau itu adalah kesultanan. Lalu Sapija juga mengada-adakan marga Pattimura Mattulessy, padahal di negeri Sahulau tidak ada marga Pattimura atau Mattulessy. Di sana hanya ada marga Kasimiliali yang leluhur mereka adalah Sultan Abdurrahman. Penulis sendiri pernah langsung berdiskusi dengan salah seorang Panglima Perang Hitu di tahun 1999 dimana dia menyatakan jika Patimura adalah Marga Muslim sedangkan Mattulessy adalah Kristren. Jadi tidak ada yang namanya Patimura Matulessy. Yang beranam Patimura pastilah dia seorang Muslim.

Mansyur Suryanegara menyatakan marga Patimura masih ada sampai kini. Dan semua orang yang bermarga Pattimura sekarang ini beragama Islam. Orang-orang tersebut mengaku ikut agama nenek moyang mereka yaitu Pattimura. Dan lagi, Maluku pada masa itu dipenuhi oleh kerajaan-kerajaan Islam dengan empat kerajaan Islam besar yakni Tidore, Ternate, Bacan, dan Jailolo. Begitu banyak kerajaan Islam di sini sehingga Ibnu Batutah menyebutnya sebagai lazirah al-Mulk’ atau Tana Para Raja.’

Dalam wawancara dengan penulis di kediamannya di Bandung pada 2001, Mansyur menyatakan jika umat Islam itu mayoritas di Maluku dan Ambon, jadi bukan wilayah Kristen. “Ada cara mudah untuk membuktikannya, lihat saja dari dari pesawat yang sedang terbang, akan terlihat banyak masjid atau banyak gereja. Kenyataannya, lebih banyak menara masjid daripada gereja di sana.”

Dan lagi, adalah fakta sejarah jika nyaris seluruh perlawanan terhadap penjajah¬apakah itu Portugis, Spanyol, atau pun VOC -Belanda seluruhnya dibangkitkan oleh tokoh-tokoh Islam. Ini disebabkan antara lain semua penjajah itu membawa misi penyebaran salib. Jadi amat aneh jika ada orang-orang non-Muslim yang juga mengangkat senjata melawan para misionaris imperialis Mi. Bukankah ini berarti perlawanan Para Domba terhadap Sang Gembala? Jelas mustahil. Adalah fakta sejarah pula jika prang¬orang pribumi yang mau memeluk agama kaum penjajah ini akhirnay bergabung dan mau menjadi tentara kaum penjajah yang rnemerangi bangsanya sendiri.

Salah satunya adalah tentara Marsose yang diterjunkan ke Aceh yang terdiri dari orang-orang pribumi non-Muslim yang bekerja melayani para penjajah.

Read the rest of this entry »

Posted in Politik, Religi | Tagged: , , , , , | No Comments »

Bupati Kubu Raya Layak Jadi Teladan

Posted by juwarto on 9 Juni 2011

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mengalihkan anggaran pembangunan rumah dinas bupati senilai Rp 6 miliar untuk perumahan guru dan sarana pendidikan di kabupaten tersebut.

“Menjelang pengesahan APBD Tahun 2011, Bupati Kubu Raya membatalkan alokasi pembangunan rumah dinas Bupati dan dialihkan untuk pembangunan rumah dinas guru di daerah terpencil dan pembangunan sarana fisik sekolah,” kata Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Kubu Raya Iskandar di Sungai Raya, Kalimantan Barat, Rabu (8/6/2011).

Menurutnya, pos anggaran untuk pembangunan rumah dinas tersebut sudah dicantumkan oleh Bappeda Kubu Raya dan diajukan dalam APBD Kubu Raya 2011.

“Namun, saat akan disahkan, tiba-tiba Pak Bupati meminta rencana itu urung dilakukan dan dialihkan ke sektor pembangunan lainnya yang lebih substansial,” katanya.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan ketika dikonfirmasi mengatakan, pembangunan rumah dinas bupati saat ini dirasakan masih belum begitu diperlukan.

“Kubu Raya kabupaten baru, masih banyak hal substansial yang perlu dilakukan dibanding rumah dinas bupati. Makanya dana Rp 6 miliar itu kita alihkan ke pembangunan rumah dinas guru dan sarana fisik sekolah di daerah terpencil,” kata Muda.

Ia menambahkan, selain itu, rencana pengadaan mobil dinas yang juga dianggarkan pada tahun 2011 ini dengan nilai hampir Rp 1 miliar dialihkan untuk kendaraan bagi tenaga lapangan dan bantuan motor bagi polisi.

“Mobil yang saya gunakan saat ini juga masih layak, makanya saat ini tidak perlulah mobil dinas karena kita lebih mengutamakan pembangunan yang menyentuh langsung kepada masyarakat,” kata Muda.

Saat disinggung mengenai kedudukan rumah pribadinya yang ada di Kota Pontianak dan sempat menjadi pembicaraan beberapa pihak, dengan tenang Muda menyatakan bahwa hal itu hanya tanggapan negatif segelintir orang.

“Saya memang Bupati Kubu Raya. Namun, rumah masih di Pontianak dan memang sudah banyak orang yang mempertanyakan hal itu. Sejauh ini, meski rumah saya di Kota Pontianak, itu tidak menghambat pelayanan saya kepada masyarakat Kabupaten Kubu Raya,” ujarnya.

Bahkan, lanjut Muda, di rumah pribadinya dia masih tetap menerima masyarakat Kubu Raya. “Bisa dilihat sendirilah, setiap hari bahkan sampai jauh malam, banyak warga yang datang dan itu tetap kami layani,” katanya.

Muda berharap, manfaat pengalihan alokasi dana tersebut bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Dia menambahkan, pemindahan alokasi rencana pembelian mobil dinas bukan baru tahun ini dilakukan.

Hal tersebut juga dilakukan Muda saat pertama menjabat sebagai Bupati Kubu Raya pada tahun 2008 di mana anggaran untuk pembelian mobil tersebut dialihkan untuk pembelian motor untuk petugas lapangan dan traktor kelompok tani.

Sumber : Kompas

Posted in Politik, Sahabat | Tagged: , , , , , | No Comments »

Produk Cina Banjiri Pasar Dalam Negeri

Posted by juwarto on 14 April 2011

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) meminta ada aturan yang tegas untuk melindungi produk-produk lokal dari membanjirinya barang China di pasar dalam negeri. Keberlangsungan produk lokal bisa terancam jika kondisi ini dibiarkan terus.

Nasi sudah jadi bubur, Indonesia sudah terlanjur nyungsep ke kubangan maut bernama ACFTA (ASEAN-China Free Trade Agreement). Cara paling efektif adalah meningkatkan daya saing harga produk lokal dengan memangkas pos-pos biaya yang tidak penting terutama biaya birokrasi dan perijinan. Juga memperbanyak kemitraan antara perusahaan besar dengan industri rumah tangga.

Posted in Ekonomi, Politik, Sahabat | Tagged: , , | No Comments »

Polemik BP Migas Pindah Kantor

Posted by juwarto on 14 April 2011

Pemerhati kebijakan publik Agus Pambagio dalam kolomnya mengungkapkan, perpindahan kantor BP Migas dari Gedung Patra Jasa ke Wisma Mulia menelan biaya Rp 80 miliar. BP Migas mengontrak 15 lantai di Gedung Wisma Mulia untuk 5 tahun ke depan.

Biaya kontrak selama 5 tahun ini menjadi tanggungan negara, dan kabarnya kantor BP Migas yang baru jauh lebih mewah dari kantor menteri manapun. Ini berbanding terbalik dengan produksi minyak kita yang masih melempem dan tak kunjung mencapai target 970 ribu barel per hari di tahun ini.

Menurut saya BP Migas adalah sebuah lembaga yang aneh. Para pegawainya digaji tinggi, dapat fasilitas wah, kantornya mewah, kalau mengadakan rapat biasanya (kalau tidak mau dikatakan selalu) di hotel bintang 5 (bahkan diamond) padahal kinerjanya memble.

Sebaiknya fungsi dan tanggung jawab lembaga ini diserahkan ke Kementerian ESDM saja agar tidak terlalu membebani keuangan negara. Kalau fungsi dan tanggung jawab ada di kementerian tentu publik bisa lebih menuntut dan memantau kinerjanya.

Posted in Ekonomi, Politik | Tagged: , , , , | No Comments »

Dijual/Dikontrakkan Ruko Baru Selesai Dibangun

Posted by juwarto on 19 Maret 2011

Ruko Perumahan Mega Regency CikarangLain dari biasanya, kali ini saya tidak menulis informasi atau berbagi ilmu maupun triks-tips khusus. Hari ini saya mengiklankan sebuah ruko milik saudara yang akan dijual. Barang kali ada teman-teman pengunjung setia blog ini yang tertarik untuk berinvestasi.

Dijual/dikontrakkan tanpa perantara, sebuah rumah toko (ruko) yang baru saja selesai dibangun. Ruko ini terpaksa dijual/dikontrakkan karena lagi butuh uang. Harga jual pembukaan Rp1,5M (bisa nego dikit). Harga kontrak call langsung aja :)

Lokasi sangat strategis, di dalam perumahan yang sangat besar di Cikarang yaitu Perumahan Mega Regency. Alamat lengkapnya di Perumahan Mega Regency Blok I. Berada di jalan utama 2 jalur dan di dekat persimpangan jalan (perempatan) yang saat ini jadi “pusat bisnis” di dalam perumahan. Informasi tambahan, di depan ruko sudah berdiri Alfamart dan beberapa meter ke sebelah kiri ada Indomart.

Perumahan Mega Regency berada di lokasi yang strategis dimana berada didekat pusat kota Cikarang yaitu Pemda Kabupaten Bekasi di Deltamas (Cikarang Pusat) dan Kawasan Lippo Cikarang, dengan luas 250 HA yang sudah terhuni sekitar 9.500 KK dan fasilitas umum yang telah dibangun diantaranya Jalan Utama ROW 24m (dua jalur), Kantor Polisi, Kantor Kecamatan, Puskesmas, Booster PDAM, Gedung Olah Raga, dll menjadikan Mega Regency sebagai kota mandiri.

Informasi detil ruko :

  • Sertipikat SHM
  • Luas Tanah 12×16 = 192 m2
  • Bangunan bertingkat 2,5 lantai, dengan total luas bangunan adalah 366 m2.
  • Luas Bangunan Lt1 = 12 x 13 = 156 m2
  • Luas Bangunan Lt2 = 12 x 16 = 192 m2
  • Luas Bangunan Lt1 = 12 x 1,5 = 18 m2
  • Lantai I terdiri dari 4 ruang toko, dengan km/wc pada setiap ruang toko. Masing-masing toko berpintu besi geser. Pada toko paling kanan ada tangga untuk akses ke Lantai II. Tiga toko yang lain tidak punya akses ke Lantai II.
  • Lantai II terdiri dari 3 kamar tidur dan 2 km/wc, ruang tamu, ruang keluarga, dapur, dan balkon.
  • Lantai II-1/2 ada tempat jemuran dan tandon air.
  • Masing-masing toko sudah terpasang listrik PLN pra-bayar.
  • Air tanah (ada jetpump).
  • Sudah terpasang anti petir.
  • Listrik PLN pra-bayar 900 untuk masing-masing ruko yang mandiri.
  • Listrik PLN pra-bayar 1300 untuk 1 ruko yang punya akses ke lantai atas.

Berminat serius? Silahkan datang langsung ke lokasi. Kontak terlebih dahulu untuk membuat janji.

Kontak:

  1. Bpk Afandi (085214706469)
  2. Ibu Liza (085286504240)
  3. Bpk Juwarto (081210375151)
  4. Email : juwarto_AT_binaum.com
  5. GTalk : juwarto_AT_binaum.com
  6. YM : beningsolusi
  7. Twitter : @juwarto

Posted in Ekonomi, Properti, Sahabat, Wisata | Tagged: , , , , , , , , , | No Comments »

Siapkan Sabab Qauni Untuk Menyambut Khilafah Islamiyah

Posted by juwarto on 25 Februari 2011

Setelah melewati proses demonstrasi yang cukup melelahkan, sejak 25 Januari 2011 hingga 11 Februari 2011, akhirnya rakyat Mesir merasakan kegembiraan yang besar saat Wakil Presiden Mesir Omar Suleiman menyatakan pengunduran diri Hosni Mubarak. Rakyat Mesir yang tumpah di Midan Tahrir larut dalam rasa gembira. Seorang diktator yang telah menjabat selama 30 tahun mengakhiri kediktatorannya. Kebebasan rakyat Mesir dalam memutuskan pilihan hidupnya terbuka lebar.

Kemenangan rakyat Mesir ini melanjutkan kemenangan rakyat Tunisia yang telah sukses menjatuhkan rezim Ben Ali. Setelah Tunisia dan Mesir, negara timur tengah lain perlahan bergejolak. Yaman dan Aljazair mulai merasakan peningkatan suhu politik. Umat muslim di timur tengah yang bertahun-tahun hidup di bawah penindasan kediktatoran mulai bangkit melawan.

Berikut ini hasil perbincangan dengan Ustadz Farid Nu’man tentang fenomena yang terjadi belakangan ini. Dalam beberapa tulisan di blog beliau, Ustadz Farid Nu’man terasa memiliki perhatian yang besar terhadap kondisi umat Islam.

Rasulullah pernah bercerita tentang periodeisasi kepemimpinan umat Islam. Salah satu periode yang diramalkan adalah Mulkan Jabbariyan. Melihat kenyataan bahwa umat Islam ‘dijajah’ oleh pemimpin diktator saat ini, banyak pihak yang bilang bahwa sekarang adalah periode Mulkan Jabbariyan. Bagaimana menurut ustadz?

Read the rest of this entry »

Posted in Politik, Religi, Sahabat | Tagged: , , , , | No Comments »

Mubarak Masih Bertahan Karena AS Ragu

Posted by juwarto on 8 Februari 2011

Lebih dari sepekan demonstrasi antipemerintah Hosni Mubarak di Mesir berlangsung. Mubarak berjanji tidak akan maju dalam pemilihan presiden mendatang dan tidak akan mendukung keluarganya yang ikut pemilu. Tapi janji itu tidak cukup bagi rakyat Negeri Piramida. Mereka kukuh Mubarak harus angkat kaki.

Mubarak tetap bertahan dengan alasan tidak ingin terjadi kekacauan di Tanah Airnya. Namun lebih dari 300 orang tewas akibat bentrok yang menjadi buntut dari demonstrasi anti Mubarak. Kendati AS menyerukan transisi teroganisir di Bumi Paraoh itu, namun AS tidak tegas meminta Mubarak memenuhi tuntutan rakyat. AS terkesan ragu-ragu.

“AS saya lihat ragu-ragu. Barack Obama masih mencari kata-kata. Mesir di-back up oleh negara Barat. Kalau Mubarak mundur dan penggantinya adalah dari kalangan Ikhwanul Muslimin, AS tidak mau,” ujar pengamat Timur Tengah dari UGM Siti Mutiah Setiawati.

Berikut ini wawancara detikcom dengan staf pengajar UGM yang pernah menempuh pendidikan di Universitas London, Inggris, ini pada Jumat (04 Feb 2011) :

Unjuk rasa terjadi di sejumlah negara Timur Tengah. Mengapa demonstrasi Tunisia bisa melebar ke negara-negara lainnya?

Sebetulnya negara di Afrika bagian Utara sebagian besar merupakan republik. Mesir, Tunisia, Aljazair, Yaman merupakan Republik namun berakting seperti raja. Mereka umumnya berkuasa terlalu lama atau kendali pemerintahan kemudian diturunkan kepada anaknya. Yang seperti itu kan model kerajaan, dan itu rupanya tidak diinginkan oleh rakyat.

Read the rest of this entry »

Posted in Ekonomi, Politik, Religi, Sahabat | Tagged: , , , , , , , , , | No Comments »

Wali Kota London dan Sepedanya

Posted by juwarto on 28 Januari 2011

20110128-walikotalondondansepedanyaADA yang menarik dari sosok Wali Kota London Boris Johnson dalam kesehariannya. Dia sangat gemar mengendarai sepeda, baik untuk keperluan pribadi maupun dinasnya sebagai orang nomor satu di kota yang menjadi ibu kota Inggris tersebut.

Tidak lama setelah David Cameron terpilih menjadi Perdana Menteri (PM) Inggris pada Mei tahun lalu, Wali Kota London Boris Johnson mengunjunginya di Downing Street. Tidak ada yang aneh dari kunjungan itu, apalagi keduanya dari partai yang sama, Partai Konservatif.

Namun, sesuatu yang tidak biasa dan menarik perhatian dunia saat itu adalah kendaraan yang digunakan Boris Johnson. Umumnya pejabat publik di banyak negara mengendarai mobil mewah, bahkan lengkap dengan para pengawalnya. Namun, tidak begitu dengan Boris, demikian Wali Kota London itu biasa dipanggil. Dia datang menemui PM Inggris dengan bersepeda lengkap dengan helm dan ransel seperti pengguna sepeda pada umumnya.

Dengan cuek, dia memarkir sepedanya di pagar depan No. 10 Downing Street, kantor sekaligus kediaman resmi PM Inggris. Foto Boris dan sepedanya saat diterima Cameron itu beredar luas di media tidak hanya di dalam negeri.

Bagi warga London, selain dikenal dengan rambut pirangnya yang agak gondrong dan selalu tampak acak-acakan, sosok Boris identik dengan sepeda. Itu karena sehari-hari kendaraan utamanya adalah sepeda. Pergi-pulang dari rumah ke kantornya di City Hall (Kantor Wali Kota London) maupun menghadiri berbagai undangan acara sebagai pribadi maupun dalam kapasitasnya sebagai Wali Kota London, Boris juga selalu mengendarai sepeda.

Sudah menjadi hal yang biasa di London kalau Boris hadir pada sebuah acara dengan peluh bercucuran keringat karena datang dengan bersepeda. Kalau kini London sukses dengan London cycle hire, skema persewaan sepeda, Boris juga yang menjadi pencetusnya. Ketika masih menjadi ketua partai oposisi, David Cameron juga biasa bersepeda dari rumahnya di Notting Hill ke gedung parlemen. Namun, setelah terpilih menjadi perdana menteri menggantikan Gordon Brown, kebiasaan itu harus dihentikan dengan alasan keamanan.

Selain juga dengan posisinya yang baru, bersepeda tidak lagi efektif karena setiap kali Cameron bersepeda, selalu diikuti insan media massa dan fotografer, bahkan beberapa stasiun TV Inggris tidak jarang menggunakan helikopter untuk menguntitnya.

Sumber : Okezone

Posted in Politik, Religi, Sahabat, Wisata | Tagged: , , , , , , | No Comments »